Panduan Lengkap Bentuk Potensial (可能形) Bahasa Jepang: Aturan, Cara Membuat & Contoh

Panduan Lengkap Bentuk Potensial (可能形) Bahasa Jepang: Aturan, Cara Membuat & Contoh

Bagaimana cara mengatakan “bisa” atau “mampu melakukan sesuatu” dalam bahasa Jepang? Jawabannya adalah dengan menggunakan Bentuk Potensial atau Kanōkei (可能形). Berbeda dengan bahasa Indonesia atau Inggris di mana kita cukup menambahkan kata “bisa” atau “can”, dalam bahasa Jepang, kita harus mengubah bentuk kata kerjanya itu sendiri.

Meskipun pada awalnya terasa rumit, aturan perubahannya sangatlah logis. Menguasai Bentuk Potensial adalah langkah krusial untuk membuat percakapan bahasa Jepang Anda menjadi jauh lebih kaya. Artikel ini akan menjadi panduan lengkap Anda, mengupas tuntas aturan tata bahasa dan cara membentuknya, lengkap dengan contoh kalimat.

Aturan Tata Bahasa Bentuk Potensial

Papan tulis dengan penjelasan tata bahasa Jepang.

Ada dua cara utama untuk membentuk kalimat potensial:

  1. Mengubah akhiran kata kerja itu sendiri. Ini adalah cara yang paling umum. Aturan perubahannya tergantung pada grup kata kerjanya.
  2. Menambahkan 「~ことができます」 (~koto ga dekimasu) setelah kata kerja bentuk kamus. Cara ini lebih mudah karena kata kerjanya tidak perlu diubah, dan sering digunakan dalam situasi yang lebih formal.

Keduanya memiliki arti yang sama, yaitu “bisa melakukan…”.

4 Cara Membentuk Kalimat Potensial

Diagram alur yang menunjukkan cara mengubah kata kerja ke bentuk potensial.

1. Untuk Verba Grup 2 (akhiran -ru)

Ini adalah aturan yang paling mudah. Untuk kata kerja yang berakhiran「る」(ru) (seperti taberu, miru), Anda cukup menghilangkan「る」(-ru) dan menggantinya dengan「られる」(-rareru).

Bentuk Dasar Bentuk Potensial Arti
食べる (taberu) 食べられる (taberareru) bisa makan
見る (miru) られる (mirareru) bisa melihat
寝る (neru) られる (nerareru) bisa tidur

Catatan: Dalam percakapan sehari-hari, orang Jepang sering kali menyingkat bentuk ini dengan menghilangkan「ら」(ra), misalnya「食べれる」(tabereru) atau「見れる」(mireru). Bentuk ini disebut ra-nuki kotoba (ら抜き言葉). Meskipun sangat umum, bentuk ini secara tata bahasa dianggap tidak baku.

2. Untuk Verba Grup 1 (akhiran -u)

Untuk kata kerja yang berakhiran vokal “u” (seperti hanasu, kaku, nomu), Anda cukup mengubah vokal akhir “u” menjadi “e” lalu menambahkan「る」(-ru).

Bentuk Dasar Bentuk Potensial Arti
話す (hanasu) せる (hanaseru) bisa berbicara
書く (kaku) ける (kakeru) bisa menulis
飲む (nomu) める (nomeru) bisa minum

3. Pengecualian:する (suru) dan 来る (kuru)

Dua kata kerja tidak beraturan ini memiliki bentuk potensialnya sendiri yang wajib dihafal.

Bentuk Dasar Bentuk Potensial Arti
する (suru) – melakukan できる (dekiru) bisa melakukan
来る (kuru) – datang 来られる (korareru) bisa datang

4. Menggunakan Pola「~ことができます」

Contoh kalimat dengan pola 'koto ga dekimasu'.

Ini adalah cara “universal” yang bisa digunakan untuk semua jenis kata kerja. Anda cukup mengambil kata kerja bentuk kamus lalu menambahkan 「ことができます」(koto ga dekimasu). Pola ini sering digunakan dalam situasi yang lebih formal atau saat menulis.

  • 食べる (taberu) → 食べることができます (taberu koto ga dekimasu)
  • 話す (hanasu) → 話すことができます (hanasu koto ga dekimasu)

Kesimpulan

Menguasai Bentuk Potensial adalah salah satu kunci untuk meningkatkan kemampuan percakapan Anda dalam bahasa Jepang. Dengan memahami empat aturan dasar di atas, Anda bisa mengubah hampir semua kata kerja menjadi bentuk “bisa”. Ingatlah dua cara utama: mengubah akhiran kata kerja (untuk percakapan sehari-hari) dan menambahkan “koto ga dekimasu” (untuk situasi yang lebih formal). Teruslah berlatih, dan Anda akan bisa mengekspresikan kemampuan Anda dengan lebih lancar!

関連記事

この記事をシェア